Showing posts with label Olimpiade. Show all posts
Showing posts with label Olimpiade. Show all posts

Thursday, August 30, 2012

Peraih Emas Olimpiade Berjaya di Budapest

AppId is over the quota
AFP/JONATHAN NACKSTRAND Atlet lompat jangkit AS, Christian Taylor, ketika berkompetisi di DN Galan Diamond League di Stockholm Olympic Stadium, Jumat (17/8/2012).

BUDAPEST, Kompas.com - Atlet lompat jangkit Amerika Serikat, Christian Taylor, kembali mengukir prestasi. Setelah menyabet medali emas Olimpiade London 2012, dia tampil cemerlang ketika melakukan loncatan 17,30 meter pada pertemuan atletik di Budapest, Senin (20/8/2012).

Sebelumnya, Taylor, yang membuat catatan 17,81 meter di final Olimpiade London, juga merasakan kesuksesan di event Diamond League di Stockholm, Jumat (17/8). Di kejuaraan itu dia melakukan lompatan sejauh 17,11 meter.

Peraih medali lainnya di Olimpiade yang hadir di ibukota Hungaria itu adalah atlet Amerika Jason Richardson, yang menyabet medali perak lari gawang 110 meter di London. Dia pun menang dengan catatan waktu 13,15 detik.

Kompatriot Richardson, Sanya-Richards-Ross, juara Olimpiade untuk nomor 400 meter, memutuskan untuk turun di nomor 200 meter. Meskipun demikian dia berhasil unggul dengan catatan 22,70 detik.

Sementara itu alet favorit tuan rumah, Krisztian Pars, yang meraih medali emas lempar cakram Olimpiade, menang dengan jarak lemparan 79,74 meter. Atlet Kenya, Timothy Kitum, yang meraih medali perunggu di nomor lari 800 meter, berjuang keras ketika memenangi laga di nomor sama dengan waktu satu menit 45,39 detik.

Wednesday, August 22, 2012

Skandal Bulu Tangkis di Olimpiade Hanya Sebuah "Cegukan"

AppId is over the quota
Seorang ofisial mengancam ganda putri Indonesia, Greysia Polii/Meiliana Jauhari, dan Ha Jung-eun dan Kim Min-jung (Korea Selatan) dengan kartu hitam tanda diskualifikasi dari laga ganda putri Olimpiade London 2012 di Wembley Arena, London, Selasa (31/7).

LONDON, Kompas.com - Kepala federasi bulu tangkis internasional, Thomas Lund, mengatakan bahwa insiden pertandingan tak fair yang diperlihatkan di Olimpiade London 2012 hanya merupakan sebuah "cegukan". Jadi, skandal yang melibatkan delapan pemain ganda putri itu seharusnya tak berakibat buruk kepada olahraga ini di masa mendatang.

Empat pasangan putri harus menerima kenyataan pahit didiskualifikasi dari Olimpiade 2012. Dua pasangan Korea Selatan, satu pasangan Indonesia dan satu pasangan China gagal melanjutkan kiprahnya di babak perempat final, karena pada partai terakhir penyisihan grup, mereka tak mau memenangkan pertandingan. "Strategi" ini dilakukan supaya mereka bisa memilih lawan di babak delapan besar.

Dalam sebuah pernyataannya, Rabu (15/8/2012), Lund mengatakan bahwa "komite disiplin kami masuk dan mengirim pesan yang kuat bahwa ini tidak dapat diterima" dan bahwa "ini mengirim pesan kepada para pemain muda di dunia bahwa ini bukan olahraga kita."

Lund, yang merupakan salah satu pemain terkuat di nomor ganda putra pada era 1990-an menambahkan bahwa "orang mungkin akan mengingat sedikit kejutan ini, tetapi ada begitu banyak hal positif yang kita bisa ambil dari kasus ini."

Tuesday, August 21, 2012

Pertengkaran karena Viagra, Kekasih Balerina Olimpiade Bunuh Diri

AppId is over the quota

KOMPAS.com — Seorang penari balet yang tampil dalam upacara penutupan Olimpiade London 2012, Eleanor Sharpe, mendedikasikan penampilannya untuk sang pacar, yang bunuh diri setelah mereka berdebat. Ironisnya, pertengkaran itu terjadi karena kekasih sang balerina menggunakan viagra.

James Andrews (24), yang merupakan seorang penulis, ditabrak kereta api setelah Sharpe mengetahui bahwa dia berbohong tentang penggunaan obat. Hasil pemeriksaan yang menguak semuanya.

Sebelum tampil bersama Darcey Bussell di Olympic Stadium, Minggu (12/8/2012), Sharpe mem-posting di Twitter sebuah foto catatan yang ditulis oleh kekasihnya yang sudah meninggal itu, yang berbunyi, "Seluruh dunia akan melihat Anda satu hari. Dengan segenap cintaku, James x."

Gadis berusia 20 tahun ini menulis di atas gambar, "Kata-kata sempurna untuk performa hari ini. Saya akan mendedikasikan ini kepadamu @JC_Andrews karena di suatu tempat Anda akan menonton juga."

Andrews bunuh diri tepat pada hari Valentine tahun ini—momen di mana dia sudah berencana menjemput Sharpe, anggota dari English National Ballet, untuk melakukan perjalanan ke Paris.

Setelah kematian sang kekasih, Sharpe mencurahkan isi hatinya lewat akun Twitter-nya bahwa dia "benar-benar hancur". Dia mengatakan kepada seorang teman beberapa hari kemudian, "Aku akan naik ke atas panggung sekarang, saya berharap dia menonton dari suatu tempat xxx."

Sebelum kematiannya, Andrews menulis pesan di situs jejaring sosial—di mana dia yakin pasti bertemu Sharpe, "Saya ingin setiap satu dari Anda panjang umur dan bahagia. Aku mencintaimu."

Pesan lain yang terpampang kurang dari empat jam sebelum ia meninggal menyebutkan, "Untuk beberapa bulan terakhir saya sudah benar-benar down dan saya minta maaf karena tidak meminta bantuan orang. Saya mencintai kalian semua. Saya sangat menyesal."

Pada pemeriksaan di Bristol, Selasa, Sharpe mengatakan bahwa keduanya berada dalam "hubungan fisik yang normal" setelah bertemu pada bulan Januari. Andrews, dari Finsbury Park, London Utara, sudah tinggal di Bristol karena Sharpe tampil di sebuah teater di kota itu.

Mayatnya ditemukan di jalur kereta api antara Bristol dan Bath. Tetapi, tidak jelas mengapa viagra telah menjadi isu perdebatan pasangan ini.

Sharpe, orang terakhir yang diketahui telah melihat Andrews saat hidup, mengatakan dalam sebuah pernyataan yang dibacakan di persidangan, "Saya menemukan bahwa ia telah berbohong kepada saya tentang mengonsumsi viagra.

"Kami bertemu di luar Hotel Bristol (di mana Andrews tinggal) dan dia mengatakan dia menyesal.

"Dia telah memberi saya hadiah yang saya temukan pada Senin pagi. Saya meminta kami bertemu untuk mengembalikannya.

"Dia tidak akan berbicara kepada saya dan menutup telepon."

Andrews, yang dikatakan oleh seorang teman di Twitter sangat "mencintai balerina-nya", ditemukan tewas di dekat bekas taman stasiun kereta api St Anne pada hari berikutnya—14 Februari.

Sharpe mengatakan, ia pergi ke hotel, tempat staf mengatakan kepadanya bahwa telah terjadi insiden yang melibatkan polisi. Dia mengatakan, "Saya mengirim pesan kepada salah satu temannya dan dia mengatakan apa yang terjadi."

Penari ini juga mengatakan saat pemeriksaan bahwa pacar sebelumnya dari Andrews telah mengkhianatinya, dan dia harus meninggalkan pekerjaan terakhir setelah pelanggaran dalam kerahasiaan.

John Wilson, polisi transportasi Inggris, mengatakan dalam pemeriksaan, "Masinis pertama melihatnya sekitar 15 yard, dan meskipun sudah berupaya semaksimal mungkin untuk mengurangi kecepatan, tampaknya sulit, karena sudah terlambat."

"Ditemukan terkepal di tangan kanannya ada catatan dan medali plastik." Catatan lain banyak ditujukan kepada keluarga dan teman-teman kemudian ditemukan di kamar hotelnya.

Sementara itu, asisten badan resmi pemerintah yang bertugas menginvestigasi kematian, Terrence Moore, menyebutkan bahwa kasus ini murni bunuh diri. Dia mengatakan, "Kami bisa yakin bahwa dia mengambil hidupnya sendiri."

"Catatan yang tuan Andrews tinggalkan di lokasi kejadian dan di kamar hotelnya menunjukkan bahwa dia telah merencanakan hal ini setelah mengakhiri hubungan singkat selama enam minggu."

Menyusul kematian Andrews, temannya Scott Bryan mem-posting penghormatan yang berbunyi, "Seorang penulis brilian, fotografer, dan jurnalis—seorang berbakat."

"Seorang pria yang memiliki potensi begitu banyak dan ditakdirkan untuk melakukan hal yang benar-benar brilian."